![[gunung+berapi+bawah+laut.jpg]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLWiDZK4y9cykzTikkgXuQ1B1zs6dmcD_R6bB4399sLaFeChU3EzvR81O4rZ7Rk2dyT5KlQ_LrM-iHcp7P51L95J47HYzG23CL6w0oY78lEfJ6QxILyHa_jrsjZJ3Zi4a_jkeUc8JYTPE/s1600/gunung+berapi+bawah+laut.jpg)

sumber :http://gus7.wordpress.com/2009/03/21/foto-foto-spektakuler-letusan-gunung-api-bawah-laut/
![[gunung+berapi+bawah+laut.jpg]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLWiDZK4y9cykzTikkgXuQ1B1zs6dmcD_R6bB4399sLaFeChU3EzvR81O4rZ7Rk2dyT5KlQ_LrM-iHcp7P51L95J47HYzG23CL6w0oY78lEfJ6QxILyHa_jrsjZJ3Zi4a_jkeUc8JYTPE/s1600/gunung+berapi+bawah+laut.jpg)











IRLANDIA
1845-1850
1.029.552 Orang Tewas
1.180.409 Beremigrasi
Kerugian Ekonomi senilai $725 juta1
Enam buah tengkorak yang buruk dan mengerikan, semuanya tampak mati, berkerumun di sebuah pojok, di atas jerami yang kotor, satu-satunya penutup tubuh mereka yang tampak bagai pakaian kuda yang buruk. Kaki mreka menggantung, telanjang di atas lutut. Aku mendekatinya dengan rasa takut, dan mendapati bahwa mereka masih hidup karena terdengar suara mengerang – mereka demam, empat orang anak, seorang wanita, dan apa yang dahulu adalah pria. Dalam waktu beberapa menit aku dikelilingi oleh dua ratus orang semacam ini, yang tak terungkap dalam kata-kata.
- Nicholas Cummins, The Times of
Tha shein ukrosh. (“Ini adalah kelaparan sesungguhnya” dalam bahasa Celtic).
- Seorang petani Irlandia yang kelaparan selama wabah kelaparan kentang -
Wabah kelaparan kentang di Irlandia dan kolektivisasi Stalin keduanya memiliki persamaan yang suram.
Stalin membiarkan jutaan rakyatnya sendiri kelaparan sedangkan ia mengekspor berton-ton gandum untuk membesarkan peti harta negara. Saat panen kentang di Irlandia gagal pada tahun 1845 akibat penyakit tanaman, Irlandia tetap mengekspor hasil panen negara dan ternak ke Inggris, sedangkan penduduk Irlandia kelaparan hingga tewas atau tewas akibat penyakit yang disebabkan kekurangan gizi. Inggris memang mengizinkan Irlandia untuk membeli padi, tetapi tak seorang petani pun di Irlandia mampu membayarnya. Catharina Japikse dari U.S. Environmental Protection Agency, menulis pada Jurnal EPA yang terbit pada musim gugur tahun 1994, menekankan, “sebenarnya Irlandia tidak kelaparan karena kekurangan bahan makanan, tetapi kekurangan bahan makanan yang mampu mereka adakan.”
Kentang telah diperkenalkan di Irlandia pada pertengahan tahun 1600-an, dan tak lama kemudian menjadi panen terpenting dan tersebar di mana-mana. Kentang dicampur dengan sedikit susu mentega, dan kadang disantap dengan kubis dalam takaran kecil, ini adalah menu utama petani asli Irlandia. Petani kentang di Irlandia pada umumnya menyantap hampir empat kilogram kentang sehari, dan kurang dari setengah hektar lahan pertanian mampu mencukupi sebuah keluarga Irlandia yang terdiri dari empat orang sepanjang tahun, dan masih menyisakan tanah bagi panen lain. Banyak petani penyewa Irlandia juga menanam panen lain dan memelihara ternak, semuanya harus dijual untuk membayar harga sewa mereka yang tinggi.
Tahun 1845, jamur parasit, Phytophthora infestans, telah dibawa ke Irlandia melalui kapal-kapal dari Amerika Utara, terutama Meksiko. Jamur asing ini memang mematikan bagi kentang Irlandia, dan menyerang serta menyapu seluruh panen kentang Irlandia. Jamur ini telah mengakibatkan para petani Irlandia dan keluarga mereka tidak memiliki apapun untuk dimakan kecuali beberapa ons jagung, yang akan mereka terima melalui bantuan pemerintah Inggris yang terbatas. Mereka akan mencampur jagung ini dengan susu atau air dan menjadikannya sebagai jagung panas dengan rasa tawar, kandungan substansi kecil, dan kandungan gizinya hampir tidak ada.
Saat populasi menjadi semakin lemah dan mulai menderita kelaparan, berbagai penyakit, termasuk tipus, kolera, disentri, demam, radang paru-paru, dan berbagai penyakit ringan lain yang disebabkan oleh gizi rendah, kelemahan, dan kelaparan, mulai merajalela.
Orang mulai sekarat dalam kelompok-kelompok, dan para penggali liang kubur terlalu lemah untuk menggali lebih dari satu kaki (30 cm) di bawah permukaan tanah. Peti mati terlalu mahal dan juga tidak ada tukang kayu yang membuatnya. Karena itu, tengkorak sisa orang mati sering kali tetap dikubur dalam kaiin di mana mereka hidup dan meninggal.
Kebencian, permusuhan dan kecurigaan agama antara penduduk Irlandia yang beragama Protestan dan penduduk Irlandia yang beragama Katolik semakin menjadi-jadi pada tahun 1800-an. Beberapa orang Irlandia masih percaya bahwa upaya separuh hati yang dilakukan oleh pemerintah Inggris untuk membantu penduduk Irlandia yang kelaparan itu sebagian besar disebabkan oleh keinginan dari pihak Inggris untuk membebaskan diri dari penduduk Irlandia Katolik secara sepenuhnya. Meskipun demikian, pemerintah Inggris memang menerapkan program pekerjaan umum, memerintahkan para petani kentang untuk bekerja membangun jembatan-jembatan, jalan-jalan, kanal-kanal, dergama, dan berbagai infrastruktur Irlandia lainnya. Sejumlah proyek ini sering kali adalah proyek yang tidak diperlukan, sebagaimana halnya dengan program kerja FDR selama masa Depresi Besar, dan pada masa kini muncul di struktur Irlandia yang dibangun pada masa Wabah Kelaparan Kentang yang masih terjadi.
Sisi buruk proyek kerja Inggris ini adalah bahwa proyek ini menuntut orang yang kurus dan lemah untuk melakukan pekerjaan fisik yang berat, tanpa disertai peningkatan masukan makanan setelah itu.
Banyak petani Irlandia dan keluarga mereka, betapa pun besarnya cinta mereka terhadap tanah air, menolak untuk berbaring dan tewas begitu saja. Mereka berbondong-bondong menumpang kapal yang bertolak ke Amerika dan Kanada, mengakibatkan gerakan imigrasi besar-besaran.
Pada awal tahun 1840-an, populasi Irlandia adalah sekitar 8 juta jiwa, lebih dari 5 juta di antaranya bergantung pada pertanian sebagai mata pencaharian. Menjelang akhir dekade dan setelah wabah kelaparan itu, seperempat dari populasi – lebih dari 2 juta orang – telah pergi dari Irlandia: lebih dari satu juta orang telah tewas selama wabah ini, dan lebih dari satu juta telah meninggalkan negara mereka dengan harapan memperoleh kehidupan yang lebih cerah di Amerika dan Kanada. Menjelang tahun 1900, setelah emigrasi dan wabah kelaparan, populasi Irlandia telah menurun menjadi sekitar 4 juta jiwa. Populasi saat ini kira-kira sebanyak 3,5 juta orang.
Sayangnya, kondisi kapal yang bertolak dari Kepulauan Emerald sering kali mengerikan, dan banyak yang mati akibat penyakit dalam perjalanan mereka menuju ke hidup yang lebih baik. Bisa dikatakan, bahwa kapal-kapal imigran ini memperoleh julukan sinis sebagai “kapal peti mati”. Diperkirakan 20.000 emigran Irlandia telah tewas dalam perjalanan mereka melintasi laut.
Wabah kelaparan Irlandia telah mengubah wajah Irlandia dan meninggalkan luka mendalam yang masih menyakitkan hingga saat ini. Ini adalah tragedi paling menyedihkan dalam sejarah. Kerusakan pertanian memang tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan, kelaparan, kematian, dan emigrasi besar-besaran sebenarnya bisa dihindari melalui tanggapan pemerintah yang lebih efektif dan penuh belas kasih.
1 16 juta frank pada tahun 1848, kira-kira setara $725 juta pada tahun 2002.
AMERIKA SERIKAT
29 Oktober 1929
Kerugian Senilai Lebih dari $30 Miliar
Anda harus mengantre untuk melompat dari jendela, dan para spekulan elah menjual tempat di Sungai Timur.
- Will Rogers, seorang pelawak yang memberikan komentar setelah peristiwa jatuhnya pasar saham tahun 1929
Antrean memanjang di sepanjang lobi, keluar dari pintu ganda bank, turun hingga ke blok dan di seputar pojok. Lusinan orang yang ada dalam antrean ini berada di ambang kepanikan, tetapi sebagian besar berusaha keras memelihara sikap tenang. Menjelang berakhirnya hari itu, sebagian besar orang akan kehilangan uang yang mereka miliki di bank. Nyaris tak seorang pun berhasil mencapai loket untuk menarik apa yagn mereka miliki sebelum bank tutup, dan akhirnya gagal, salah satu dari empat ribu bank atau lebih yang tidak mampu bertahan dengan semakin berkurangnya simpanan mereka yang dipicu oleh jatuhnya bursa saham pada tahun 1929.
* * *
Calvin Coolidge tidak pernah melihat kedatangannya dan Herbert Hoover membuatnya menjadi bertambah memburuk.
Banyak sejarawan berpendapat bahwa keengganan Presiden Coolidge untuk menerapkan pembatasan pemerintah terhadap spekulasi pasar saham mengacu pada jatuhnya Pasar Saham tahun 1929.
Herbert Hoover dipersalahkan telah menyebabkan Depresi Besar yang memperburuk jatuhnya Pasar Saham ini dengan menandatangani Pajak Smoot-Hawley, yang membebankan pajak yang sangat tinggi terhadap barang-barang impor. (Ribuan pelaku ekonomi telah memohon kepadanya untuk memveto pajak ini, tetapi ia tidak melakukannya.) Tujuan Smoot-Hawley adalah mengurangi barang-barang impor yang juga bisa diperoleh di Amerika Serikat, dan oleh karenanya melindungi pabrikan Amerika yang kecil. Namun demikian, hasil yang diperoleh tidaklah sesuai yang diharapkan. Hasilnya adalah perang dagang internasional yang semakin memperdalam dan memperlama Depresi Besar.
Menjadi perdebatan mengenai benar tidaknya Kejatuhan Pasar Saham adalah satu-satunya penyebab Depresi Besar. Karena banyak penyebab Depresi Besar di Amerika Serikat dan depresi di berbagai tempat di seluruh dunia yang dipicu olehnya, maka agaknya memang tidak tepat untuk mencoba memandang sebuah peristiwa sebagai penyebab sesuatu yang begitu besar skalanya.
Namun demikian, sebagai sebuah peristiwa tunggal, jatuhnya Pasar Saham tahun 1929 telah menempati peringkat sebagai salah satu bencana finansial domestik dalam sejarah.
Pada hari Kamis tanggal 24 Oktober 1929, Amerika memperoleh sebuah tinjauan tentang hal-hal yang akan terjadi. Pada hari itu, nilai saham merosot tajam, dan Bursa Saham
“Berita apa yang kau dengar?” “Berapa besar kejatuhan pasar?” “Apa yang harus kita lakukan?” Semua pertanyaan-pertanyaan ini mendengung di antara kerumunan orang yang gelisah, saat mereka yang telah berhasil masuk ke anjungan pengunjung telah keluar.
Winston Churchill pun berada di anjungan pada hari itu, dan ia mungkin menyaksikan dengan tercengang bersama orang-orang lainnya saat nilai saham makin merosot, merosot dan merosot.
Pada pukul satu siang, keanjlokan ini berhenti saat sekelompok bankir terbesar telah “memberikan sumbangan” dengan cara melakukan investasi sebesar $20 juta pada saham yang terpenting. Tindakan ini tampaknya merupakan suatu trik, dan sekitar dua per tiga kerugian pada hari itu telah dipulihkan menjelang berakhirnya perdagangan pada hari itu.
Namun demikian, keadaan tenang ini hanya sementara saja, dan setelah beberapa hari turun-naik secara tajam, maka pasar saham ini jatuh pada tanggal 29 Oktober, “Selasa Gelap,” saat $15 miliar kekayaan telah hilang dalam waktu sehari. Sebelum perekonomian pulih, jumlah ini telah berlipat ganda, mengakibatkan kekayaan berjumlah lebih dari $30 miliar telah lenyap dari perekonomian Amerika Serikat.
Analogi terdekat dari apa yang terjadi pada para pemegang saham individual pada tanggal 29 Oktober 1929 adalah apa yang terjadi pada para pemegang saham Enron saat perusahaan mengajukan kebangkrutan pada awal tahun 2002. CNN banyak mewawancarai pegawai yang telah menginvestasikan seluruh dana pensiun mereka pada saham Enron, dan yang telah kehilangan segalanya saat nilai saham ini menjadi tak berharga. Saham salah seorang pegawai Enron bernilai $1,2 juta sebelum perusahaan ini bangkrut. Setelah itu jumlah dana pensiunnya bernilai $5.500. Ia mengatakan pada CNN bahwa dirinya berencana untuk mengulang semuanya dari awal lagi. Orang ini usianya
Jatuhnya pasar saham telah menyebabkan kerusakan besar terhadap perekonomian Amerika Serikat. Peristiwa ini adalah salah satu faktor yang telah menyebabkan Depresi Besar. Dalam waktu tiga tahun sejak tanggal 29 Oktober, jumlah pengangguran telah meroket dari tujuh juta orang menjadi enam belas juta orang.
Apa yang telah menyebabkan keruntuhan ini?
Sejumlah penyebab yang dikemukakan selama enam dekade terakhir adalah harga saham yang terlalu mahal, tindakan penipuan yang dilakukan para broker, pembelian yang berlebihan, kebijakan Cadangan Federal yang buruk, penipuan perusahaan terhadap masyarakat tentang keamanan investasi mereka dan kesehatan perusahaan di mana masyarakat melakukan investasi, ketidakkompetenan Presiden Hoover, dan berbagai penyebab lainnya, beberapa di antaranya akan mempermalukan para pencipta teori konspirasi yang paling paranoid.
Setelah peristiwa ini, pemerintah segera memotong tingkat bunga, yang kemudian meningkatkan persediaan uang, tetapi melakukan kesalahan tingkat bunga pada tahun 1931, sehingga menurunkan ketersediaan uang dan sangat menghalangi pertumbuhan perekonomian.
Membutuhkan waktu lebih dari satu dekade bagi perekonomian Amerika Serikat untuk pulih kembali, dan selama periode ini, bangsa Amerika akan hidup melewati Dust Bowl, Hoovervilles, kebangkrutan, penyitaan hipotek, dan juga depresi nasional secara psikologis.
Perang Dunia II dan tuntutan produksi serta angkatan kerjanya – yang bisa dikatakan sebagai pertumbuhan yang dipaksakan merupakan penyelamatan perekonomian.
Orang pasti akan bertanya-tanya akan berapa lama Depresi ini terus berlangsung jika Amerika tidak terlibat perang pada tahun 1941.
26 April 1986
31 Orang Tewas (Awalnya)
335.000 Orang Dievakuasi
Rancangan reactor dilihat dari sudut keamanan memang buruk, dan sulit dioperasikan. Kedua hal ini menyebabkan pengoperasian yang membahayakan.
- Laporan Badan Energi Atom tahun 1996 “Chernobyl Ten Years On”
Suatu kecelakaan nuklir di mana pun adalah suatu kecelakaan nuklir di mana saja.
- Dari laporan NEA 2001, “Facts, Thoughts and Lesson from Chernobyl Accident.”
Tanpa Ampun
Antara tahun 1990 dan 1998, telah terdiagnosis kasus gondok sebanyak 1.791 kasus pada anak-anak Ukraina, yang hidup di wilayah di sekitar pembangkit Tenaga Nuklir Chernobyl. Para ahli telah menghubungkan semua penyakit kanker ini dengan kecelakaan nuklir
Kecacatan pada Rancangan
Pembangkit tenaga nuklir
RMBK-1000 menggunakan balok-balok grafit sebagai pengganti air yang didinginkan. Hal ini dikembangkan karena dua alas an: untuk membangkitkan listrik, dan juga menyediakan plutonium dalam tingkat persenjataan bagi Uni Soviet secara terus-menerus ini adalah salah satu produk samping system grafit. Selama perang dingin, Uni Soviet berketetapan untuk memproduksi senjata penghancur missal, setara dengan program senjata nuklir Amerika Serikat. Dengan suplai plutonium secara terus-menerus dan bisa diandalkan maka Uni Soviet bisa terus-menerus memperluas persenjataan nuklir mereka, dan secara bersamaan menyediakan listrik bagi Negara mereka.
Namun demikian, masalah pada RBMK-1000, sebagaimana dinyatakan dalam laporan “Chernobyl Ten Years On,” yaitu bahwa rancangan ini sangat berbahaya, dan tidak memiliki toleransi bagi kesalahan operator, juga tidak memiliki rutinitas operasional bagi pengaman kesalahan yang terpasang. Singkatnya, pada tipe reactor mulai kehilangan air pendingin, maka reactor tersebut mulai mengurangi kecepatan pembelahan (produksi tenaga), hal ini dengan sendirinya berupaya menurunkan panas yang disebabkan oleh berkurangnya pendinginan. Dalam RBMK-1000, jika system kehilangan air pendingin, maka akan memicu pembelahan lebih cepat, dan inti menjadi semakin panas. Ini sungguh-sungguh bertentangan dengan respons ideal terhadap berkurangnya air pendingin, dan banyak negara berusaha meyakinkan bahwa Uni Soviet bisa dikatakan bermain api (nuklir). Sudah jelas bahwa bangsa Soviet bersedia mengambil risiko itu guna memperoleh plutonium.
Selain risiko yang sudah melekat dalam cara produksi tenaga dalam rancangan RBMK-1000, masalah lain pada reactor adalah tidak adanya kubah penampungan. Semua reactor Amerika Serikat memiliki kubah penyimpanan beton baja, yang akan mencegah kebocoran radioaktif ke atmosfer pada saat kecelakaan nuklir. Orang-orang Soviet juga telah diperingatkan tentang hal ini, tetapi mereka memilih untuk tidak berbuat apa pun juga.
Pada tanggal 26 april 1985, pukul 1.24 dini hari, unit 4 Pembangkit Tenaga Nuklir Chernobyl meledak. Terjadi dua kali ledakan sangat besar dalam waktu tiga detik. Yang telah meruntuhkan atap gedung. Gas radioaktif, reruntuhan bangunan, material besar dari dalam gedung reactor, telah terlempar ke udara setinggi dua per tiga mil (1 km). potongan serpihan bahan bakar reactor yang sangat panas beterbangan di udara dan jatuh dalam jarak nyaris mencapai satu mil (1,6 km) jauhnya, menyulut kebakaran radioaktif yang menerangi wilayah itu.
Dua pekerja terbunuh seketika, dan dua puluh Sembilan orang berkubang, dalam radiasi yang begitu tinggi sehingga mereka bisa dikatakan tewas mulai saat itu, meski sebagian besar di antara mereka masih hidup selama beberapa minggu di rumah sakit, dan merasakan penderitaan tahap akhir keracunan radiasi yang ekstrem ini. Ratusan ribu orang dievakuasi dari kota-kota di sekitarnya, tak terhitung banyaknya hewan yang dimusnahkan untuk menghindari tertelannya daging yang telah terkena radiasi beracun, dan banyak negara-negara Eropa menolak pengapalan padi dari wilayah mana pun yang berada dekat dengan Ukraina, meminta para penduduk untuk mencuci semua buah-buahan dan sayur-sayuran, meski mereka adalah penduduk asli negara mereka sendiri.
Kecelakaan Chernobyl terjadi karena beberapa pekerja mencoba melakukan eksperimen secara tidak resmi dan berkekuatan rendah, yang mencakup tindakan mematikan system pendingin darurat. Pada saat setiap orang menyadari bahwa inti menjadi terlalu panas, semua sudah terlambat untuk memutarbalikkan proses ini (mereka kurang hati-hati dengan membiarkan panas membengkokkan saluran di mana serpihan-serpihan bahan bakar seharusnya masuk ke
Radioaktivitas dari ledakan
Reactor
Kecelakaan nuklir
Sebagai dampak kesehatan jangka panjang, merebaknya radiasi dari
Laporan NEA merangkum dampak kecelakaan
Sejarah dunia industry modern telah berulah kali dipengaruhi oleh bencana yang setara atau bahkan lebih parah disbanding kecelakaan
1”
Epidemi AIDS di Seluruh Dunia
Akhir 1970-an – Hingga Saat ini1
Lebih dari 22.000.000 Orang Tewas2
telah dilaporkan, AIDS menjadi penyakit paling menghancurkan yang pernah
dilaporkan. Sejak epidemic ini dimulai, sudah lebih dari 60 juta orang terinfeksi virus
ini … Penyakit ini adalah pembunuh keempat terbesar di seluruh dunia
-UNAIDS Joint United Nations Program on HIV / AIDS
Pada bulan Desember 2001, Program UNAIDS dan WHO melaporkan bahwa, di seluruh dunia, 40 juta orang telah terinfeksi oleh virus HIV. Kita bisa memastikan bahwa Badan Kesehatan Dunia tidaklah bergembira karena telah terbukti hal ini memang benar.
AIDS – Acquired Immune Deficiency Syndrome – adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (Virus Penurunan Kekebalan Tubuh Manusia – HIV). Virus ini menyebar melalui darah yang terinfeksi, dan hubungan seksual dengan seseorang yang telah terinfeksi (baik homoseksual maupun heteroseksual), dan dari Ibu ke janinnya. Virus AIDS telah diisolasi pada tahun 1984 oleh Dr. Richard Gallo dari U.S National Cancer Institude, dan Dr. Luc Montagnier dari Paris Pasteur Institute.
Saat ini, tidak ada penyembuhan bagi AIDS, meski perawatan telah meningkat hingga pada tahap di mana banyak orang di lapangan medis saat ini beranggapan bahwa penyakit ini lebih bersifat kronis (menahun) dan bukannya langsung mematikan. Elemen kendali yang rentan ini tidaklah menghentikan penyebaran penyakit ini, dan bagaimanapun juga, saat ini telah diperkirakan bahwa pada tahun 2004, angka kematian yang mengacu pada AIDS telah melampaui angka kematian Black Death, dan Epidemi Influenza Besar tahun 1918. Dr. Ward Cates, yang sebelumnya bersama Centers for Disease Control dalam buku karangan David Chilton, berjudul Power in the blood, bahwa “Setiap orang yang memiliki kemampuan terkecil untuk memandang masa depan, mampu melihat bahwa potensi penyakit ini lebih buruk disbanding apa pun yang pernah disaksikan umat manusia sebelumnya.” (Penekanan ditambahkan).
AIDS muncul di Afrika pada tahun 1950-an, mungkin berasal dari monyet hijau, dan dipercaya telah menular ke manusia saat monyet yang terinfeksi oleh virus HIV telah menulari pekerja lab. Seorang pramugara yang adalah gay di sepuluh
AIDS menyerang system kekebalan tubuh manusia melalui tiga proses penyakit: immunodeficiency, autoimmunity, dan disfungsi system saraf.
Immunodeficiency yang disebabkan oleh AIDS menyebabkan infeksi bertimbun dan kanker yang menyerang tubuh, dan karena system kekebalan menjadi lemah, rusak, atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, tubuh tidak bisa melawannya.
Autoimmunity yang disebabkan oleh AIDS ditandai oleh penurunan jumlah kepingan darah, yang pada gilirannya menyebabkan organ tidak berfungsi sebagaimana mestinya, demikian pula dengan kerentanan terhadap penyakit.
AIDS juga menyerang system saraf, meski para pelaku riset belum menemukan adanya demensia tertentu yang disebabkan oleh AIDS, dan berkeyakinan bahwa hal ini terkait dengan kerusakan saraf yang disebabkan oleh virus HIV.3
Penyakit umum pasien AIDS mencakup pneumonia, Kaposi sarcoma (kanker pembuluh darah), lymphoma (kanker kelenjar getah bening), demikian pula dengan berbagai kanker dan infeksi lainnya. Perawatannya sekarang diarahkan untuk memperlambat penyebaran virus dalam tubuh dan meningkatkan kualitas kehidupan pasien dengan cara merawat infeksi dan kanker yang diakibatkan oleh AIDS.
The Centers for Disease Control di Atlanta telah melaporkan data statistic yang memprihatinkan berikut ini pada laporan bulan Juni 2001.4
· Pada saat sekarang ini, 40 juta orang diperkirakan hidup dengan HIV / AIDS. Dari jumlah ini 37,2 juta adalah orang dewasa, 17,6 juta adalah wanita, dan 2,7 juta adalah anak-anak di bawah umur
· Selama tahun 2001, AIDS diperkirakan telah menyebabkan kematian 3 juta orang, mencakup 1,1 juta orang wanita dan 580.000 anak-anak di bawah usia lima belas tahun
· Wanita menjadi semakin rentan terhadap HIV. Diperkirakan 48 persen atau 17,6 juta dari 37,2 juta orang dewasa yang hidup dengan HIV atau AIDS di seluruh dunia adalah wanita
· Sebagian besar orang yang mengidap HIV – sekitar 95 persen dari keseluruhan – saat ini hidup di negara berkembang
AIDS adalah topic yang hangat di negara-negara industri berpenghasilan tinggi. Sifat seksual dari penyebarannya, dan fakta bahwa penyakit ini muncul untuk pertama kalinya dalam kasus homoseksual, telah mendatangkan sentiment anti-gay yang kuat dari kalangan konservatif, dan mereka yang percaya bahwa agama mereka menyatakan homoseksual itu salah. Banyak orang berkeyakinan bahwa AIDS adalah hukuman Tuhan, sehingga mereka berjuang mendorong penggunaan kondom dan pendidikan seks yang aman, dan berkeyakinan bahwa hanya melalui penghentian praktik homoseksual-lah yang akan melenyapkan penyakit ini dari dunia. Pandangan ini agak berpikiran sempit, karena banyak orang yang terinfeksi pada saat sekarang ini adalah para wanita heteroseksual, anak-anak, orang yang menerima transfuse darah yang telah terinfeksi, dan pengguna obat-obat terlarang yang memakai jarum suntuk ke dalam pembuluh darah.
Apa pun sarana penyebaran virus HIV atau kelompok social yang paling terpengaruh, kenyataannya adalah AIDS adalah salah satu pandemi terburuk yang pernahy menghantam umat manusia. Jika virus ini bermutasi sehingga bisa menular melalui udara, maka AIDS sangat mudah memusnahkan kehidupan di bumi.
Perlunya vaksin dan penyembuhan itu penting sekali, karena kita tidak bisa memastikan bahwa AIDS akan memusnahkan dirinya sendiri, sebagaimana yang terjadi dengan Black Death dan influenza.
1 AIDS mulai muncul ke permukaan pada akhir tahun 1970-an, meski pelaku riset Amerika Serikat mampu melacaknya kembali pada sampel darah tahun 1950-an
2 Program UNAIDS melaporkan kematian akibat AIDS sebanyak 2,8 juta orang pada tahun 1999, dan dalam laporan terakhirnya, 3 juta kematian akibat AIDS telah terjadi di seluruh dunia pada tahun 2001. Diduga, di masa depan kenaikan tingkat kematian dan pandemi diperkirakan akan terus merenggut nyawa dalam jumlah yang semakin tinggi di dunia.
3 Rebecca J. Frey, www.gale.com (Gale Encyclopedia of Medicine)
4 Laporan Pengamatan HIV / AIDS, 2002
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Medan menegaskan, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bukan organisasi keagamaan terlarang. “Sebaliknya, organisasi ini dibutuhkan untuk membina umat Islam dalam kemaslahatan,” ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, diwakili Syafii Susanto MA, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Kenaziran Masjid Al Hakim Lingkungan II, Mabar Hilir, bekerja sama dengan LDII Kecamatan Medan Deli, kemarin.
“Pada kurun waktu 2005-2006, saya sempat menerima instruksi Departemen Agama agar memantau aktivitas LDII di Masjid Alfalah. Tapi, setelah dicermati, ternyata ajaran LDII sesuai dengan Al Quran dan Hadis,” papar Syafii Susanto, di hadapan ratusan warga LDII yang memadati halaman Masjid Al Hakim.
Menurutnya, instruksi memantau aktivitas LDII muncul akibat organisasi keagamaan itu terkesan tertutup dan ekslusif. “Saya mengimbau masyarakat tidak terjebak dalam pandangan kasat mata saja. Sebelum menilai, hendaknya mengetahui secara mendalam, sehingga tidak menimbulkan fitnah seperti yang menimpa LDII,” tegasnya.
Tokoh LDII di Kecamatan Medan Deli, Ir Mahlil Gultom membenarkan kesan tertutup dan ekslusif ini.
Dikatakannya, selama ini aktivis LDII memang tidak pernah gembar-gembor dalam melaksanakan kegiatan, terutama di bidang syiar keagaamaan.
“Kesan tertutup dan ekslusif itu justru menimbulkan kecurigaan masyarakat, bahkan menuai isu yang menyatakan ajaran LDII sesat. Padahal, kita hanya ingin menegakkan syiar Islam dalam rangka beribadah kepada Sang Khalik. Untuk itu, sejak dua tahun terakhir, LDII mencoba membuka diri kepada masyarakat,” tegasnya.
Camat Medan Deli, diwakili Lurah Mabar Hilir, Erwin, menyambut positif keterbukaan LDII. Ia mengaku telah mendengar aktivitas positif LDII di masyarakat dalam membangun akidah umat.
“Khusus di Lingkungan II, Mabar Hilir ini, sejumlah kegiatan yang digagas LDII setempat bersama masyarakat terbukti mampu mengarahkan secara positif potensi masyarakatnya. Untuk anak-anak, ada kegiatan pencak silat yang tergabung dalam Perguruan silat nasional Aman Sehat Ampuh Damai (Persinas ASAD), ada wadah Sentral Komunikasi (Senkom) mitra Polri binaan Poldasu dan juga pengajian rutin secara intensif. Bahkan, kalangan remaja di Lingkungan II ini tidak lagi mengenal waktu malam Minggu karena terlibat pengajian. Artinya, ini merupakan suatu kegiatan yang positif dan patut didukung,” tuturnya.
Sedangkan Ustadz Drs Nurtuah SAg, dalam tausiahnya menjelaskan pentingnya memperingati Maulid Nabi.
“Melalui peringatan Maulid ini, kita diharapkan mampu mengembangkan prilaku yang terpuji di tengah masyarakat,” ungkapnya. (Sumber: http://www.harian-global.com/news.php?item.37914.23)
Persinas Asad ditunjuk PB IPSI ( Ikatan Pencak Silat Indonesia) mewakili Indonesia bersama perguruan silat Joko Tole Madura dan perguruan Pamor Pamekasan. Persinas Asad sendiri diwakili oleh Pengda Persinas Jawa Barat yang kemudian memberangkatkan lima pendekarnya dari Bandung. Tiga pendekar masih duduk di bangku SMP dan dua lainnnya seusia SMK.
Chungju World Martial Arts Festival adalah festival bela diri se-dunia yang diadakan setiap 10 tahun sekali. Dimana, dari berbagai negara akan menampilkan ciri khas bela diri masing-masing. Misalnya, Indonesia dengan pencak silat, China dengan Wushu, Korea dengan Taekgyeon, Canada dengan Oki Chi Taw serta Australia dengan Tai-Kin-Jeri. PB IPSI sendiri telah mengikuti festival bela diri dunia sejak World Martial Arts Union (WOMAU) digelar kali pertama. Festival tersebut selalu mengundang 56 aliran bela diri dari 45 negara yang berasal dari 5 benua.
Untuk festival beladiri Chungju Martial Arts ke 11 ini diadakan di Chungju Tangeumdae UN Peace Park dimulai dari 2 Oktober sampai 8 Oktober 2008. Festival diikuti 28 negara yang terdiri dari 51 tim dengan jumlah pendekar sebanyak 1210. Info selebihnya bisa di baca di http://martialarts.or.kr
sumber : http://blogldii.wordpress.com
